SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Sultra Loloskan 3 Desa Nominasi Terbaik Nasional

344

teks : sultandarampa. foto : abdurahman muna.

KENDARI – SC. Alhamdhulillah. Kata itu rasanya cukup untuk mengungkap pemaknaan atas keberhasilan P3MD-PID Sulawesi Tenggara dalam kendalinya, La Ode Syahruddin Kaeba sebagai Koordinator Propinsi Sultra atas keberhasilan 3 desa di daerah yang masuk nominasi terbaik setelah mengungguli 32 propinsi lainnya di Indonesia.

Prudes Lakandito

Ketiga desa tersebut, yakni Desa Tirawuti Kab.Kolaka Timur sebagai pemilik PAUD terbaik, Desa Tunas Baru Kabupaten Bombana sebagai RagaDesa terbaik, serta produk unggulan terbaik diwakili oleh Desa Lakandito Kabupaten Muna.

La Ode Syahruddin Kaeba yang baru saja tiba mengikuti even nasional tersebut kepada sulawesichannel group mengungkapkan bahwa ketiga desa tersebut masing-masing menampilkan keunggulan tersendiri.

“Jadi ketiganya masing-masing desa terbaik. Terbaik untuk kategori PAUD, kategori RagaDesa, serta terbaik untuk Prudes,”ungkapnya seraya berucap terimakasih yang tak terhingga kepada semua tim P3MD-PID Sulawesi Tenggara, termasuk para TPID.

Murid PAUD Ananda Tirawuta

Dengan ketiga desa tersebut, maka praktis Sulawesi Tenggara meraih nominasi terbanyak disbanding seluruh propinsi di Indonesia. “Kita bersyukur, karena hanya Sultra yang mampu meloloskan tiga desa terbaiknya,”lanjutnya.

Dengan nominasi ini, maka tim Kementerian Desa PDTT, telah mengutus tim penilainya untuk langsung mendatangi ketiga desa tersebut. “Jadi tim Kemendes akan langsung cek ke lapangan, ada yang ke Muna, ke Bombana dan ke Kolaka Timur,”ungkapnya.

Sebagai pengemban amanah di Sultra, maka La Ode Syahruddin Kaebah juga telah menugaskan beberapa tenaga ahli KPW 3 untuk mendampingi tim ini ke lokasi. “Sekedar penunjuk jalan, karena tim ini memiliki integritas yang tinggi dan betul-betul professional dalam mengembang tugas dan tanggungjawabnya,”tuturnya.

Raga Desa Tunas Baru

Disamping itu, putra Muna ini juga berharap bahwa kinerja para pendamping dengan segala ide-ide dan pikiran cerdasnya dalam melakukan pendamping pelan-pelan telah membuahkan hasil. Ïni suatu kebanggaan tersendiri dengan berhasil menjadi nominasi,”ucapnya.

Ia juga berharap bahwa sudah beberapa kali Sultra mendapat predikat terbaik secara nasional, bukan berarti bahwa para pendamping berhenti berkarya, berhenti berinovasi. Justru sebaliknya, terus mengembangkan gagasan cerdasnya, agar masyarakat semakin dapat menikmati hasil-hasil karya dan pengabdian para pendamping. *

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More