SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Pemdes Tani Indah Gandeng VDNI, Polsek dan Pemcam

185

teks / foto : syamsul kaedah

KENDARI – SC. Pemerintah Desa Tani Indah bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) baru saja melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDesa) untuk usulan program pembangunan tahun 2020 mendatang (24/10). Hal ini juga selaras dengan Permendagri 114/2014 bahwa RKP Desa tahun berikutnya sudah harus direkap mulai pertengahan tahun berjalan.

Kegiatan MusrenbangDesa Tani Indah yang dilaksanakan pada pagi hingga siang hari itu mengambil tempat di Balai Pertemuan Desa dengan dihadiri oleh berbagai perwakilan daya dukung (stakeholder) seperti Deputi dan Humas PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) serta PT Obsidian Stainless Steel (OSS), Ka Polsek Bondoala dan Camat Kapoiala yang sekaligus menjadi pembuka dan penutup acara tersebut. Kegiatan ini dimoderatori (dipimpin) oleh Ketua BPD Tani Indah.

Kepala Desa Tani Indah dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada para perwakilan VDNI dan OSS maupun Polsek dan Pemerintah Kecamatan Kapoiala yang menyempatkan diri menghadiri kegiatan MusrenbangDesa Tani Indah tersebut.

“Dalam kesempatan ini, kami selaku Pemerintah Desa benar-benar meminta perhatian kepada pihak VDNI dan OSS, terhadap rencana pembangunan yang akan kami laksanakan nanti. Khususnya terhadap program pembangunan yang kami anggap sangat prioritas,” ujar Kades.

Beliau juga menyampaikan bahwa program pembangunan skala prioritas seperti program inovasi desa (Mall Desa/Pasar Rakyat Modern) sebagai sarana infrastruktur sentra perekonomian yang nantinya akan bermuara kepada pemberdayaan ekonomi kerakyatan serta program pembangunan skala prioritas di bidang kesehatan yang kesemuanya ini pada dasarnya merupakan amanat Permendesa PDTT 11/2019 (Prioritas Dana Desa 2020).

“Di samping Dana Desa, kami berharap ada program pembangunan kerakyatan dari VDNI dan OSS sebagai bentuk kemitraan dan keberpihakan terhadap warga desa setempat,” lanjut Muh. Juslan.

Sementara itu Camat Kapoiala yang belum lama menjabat ini mengingatkan kembali kepada desa bahwa filosofi dari Undang-Undang Desa tahun 2014 salah satunya adalah menggali Potensi Pendapatan Asli Desa (PAD) semaksimal mungkin.

“Apalagi sekarang rata-rata desa di Kecamatan Kapoiala sudah punya Badan Usaha Milik Desa atau BUMDesa. Jadi desa diharapkan harus mampu menghasilkan PAD bagi desanya masing-masing. Baik itu melalui BUMDesa atau pun program pemberdayaan desa lainnya,” jelas Camat Muh. Shobri Rustam.

Dengan begitu, beliau mengharapkan dari desa akan bangkit para pelaku usaha yang bisa dimotori oleh Pemerintahan Desa. Dengan pembinaan dan manajemen yang baik, tentu akan mengangkat para pelaku usaha sehingga desa pun bisa mendapatkan PAD.

“Kalau BUMDesa kita berdayakan dengan baik, Mall Desa/Pasar Rakyat Modern kita kelola dengan baik tentu akan mendatangkan PAD bagi desa” papar Camat lebih lanjut.

Kegiatan MusrenbangDesa Tani Indah untuk tahun 2020 menghasilkan penetapan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) untuk jangka waktu 1 (satu) tahun.

Melalui kesempatan itu pula, Deputi PT VDNI menyampaikan apresiasi positif terhadap kegiatan MusrenbangDesa Tani Indah.

“Pada dasarnya forum musyawarah seperti ini adalah juga bagian dari program pembangunan kerakyatan pihak perusahaan untuk menyamakan persepsi bersama warga dan Pemerintahan Desa” ungkap Nanung Deputi PT VDNI.

Deputi PT VDNI juga menyampaikan bahwa Program Inovasi Desa Tani Indah dalam bentuk Mall Desa/Pasar Rakyat Modern telah sejak awal didiskusikan secara kekeluargaan.

“Pemerintah Desa Tani Indah telah menyampaikan bahwa lahan sudah siap, kenapa tidak PT VDNI juga turut membantu memaksimalisasi program pembangunan di Desa Tani Indah tersebut,” sambung Deputi PT VDNI lebih lanjut.

Sebagai bentuk keseriusan PT VDNI, melalui Deputinya menambahkan bahwa pasca MusrenbangDesa ini tentu sudah harus ada langkah-langkah tindak lanjut seperti kesiapan perencanaan dan skema pelaksanaan pembangunan nantinya.

“Kalau bisa Pak Syam, sebagai perwakilan Kementerian Desa di lapangan dapat turut membantu mendampingi proses tindak lanjut hasil musyawarah kita hari ini” pesan Deputi PT VDNI kepada Pendamping Desa di Kecamatan Kapoiala.

Di akhir kegiatan, Ka Polsek Bondoala juga turut menyampaikan pesan kepada warga desa yang hadir bahwa musyawarah kekeluargaan seperti ini mesti terus di kedepankan. Termasuk hal-hal yang berhubungan dengan persoalan-persoalan yang di hadapi oleh warga desa.

“Kalau ada masalah apapun di dalam desa, mari kita musyawarahkan bersama untuk mencari solusi terbaik” pesan Ka Polsek.

Ka Polsek berharap warga desa bisa memanfaatkan pemerintah sebagai salah satu wadah dalam menyampaikan aspirasi khususnya kepada pihak perusahaan yang ada di kawasan desa.

Akhirnya kegiatan ditutup secara resmi oleh Camat Kapoiala dengan mengkutip ungkapan indah Puisi Klasik karya Pujangga Cina, Lao Tzu.

“Pergilah dan temuilah masyarakatmu, hiduplah dan tinggallah bersama mereka, cintai dan berkaryalah dengan mereka, mulailah dari apa yang mereka miliki, buatlah rencana dan bangunlah rencana itu, dari apa yang mereka ketahui, sampai akhirnya ketika pekerjaan usai, mereka akan berkata ‘kami telah mengerjakannnya’”, tutup Camat Kapoiala.

Kepala Desa Tani Indah juga menambahkan dengan ungkapan yang tak kalah indahnya.

“Masa depanmu tergantung pada mimpimu, mari kita tidur dan ketika bangun mari kita wujudkan mimpi-mimpi itu” tutup Muh.Juslan.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More