SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Pasca Bursa Pemdes Kedawung dan Kewayuhan Siap Mereplikasi di Tahun 2020

90

KEBUMEN – SC. Pasar Putihan demikian biasa orang setempat menyebutnya. Pasar tradisional tersebut tampak seperti berada di Desa Kuwayuhan. Padahal secara teritori ia masuk wilayah Desa Kedawung.

Bagi yang belum tahu mungkin akan mengira kuasa tata kelola pasar ini ada di tangan Pemkab Kebumen. Padahal di tangan Pemerintah Desa Kedawung.

Kondisinya tampak mulai semrawut. Menurut Tenaga Ahli Infrastruktur P3MD Kabupaten Kebumen , tahun 2020 mendatang akan direnovasi dan ditata kembali secara manajemen.

Ditemui tim KNPID di sela-sela kegiatanya sebagai tenaga ahli infrastruktur, Anang Prastiawan, menceritakan, rencana tersebut terungkap dalam kegiatan musrenbangdesa Kedawung beberapa waktu lalu di balai desa setempat. Menurut Anang, rencana program tersebut terinspirasi salah satu menu bursa inovasi desa yang digelar oleh TPID Kecamatan Pejagoan 10 Juli lalu.

Salah satu yang menarik perhatian Kades Kedawung adalah pembelajaran inovasi tentang pasar tematik. Karena itu pasar tematik akan diterapkan di pasar desa Keputihan.

Saat ditanya, oleh tim KNPID tentang tantangan menyampaikan usulan hasil mengikuti Bursa keada forum musrembangdesa, Anang memberikan kesaksian, forum sangat welcome. Apalagi demi memberikan layanan terbaik untuk pengguna atau penerima manfaat pasar. Di samping itu, ada gambaran dengan pasar tematik, maka manajemenya akan menjadi lebih baik.

Selain itu, menurut Anang, Bursa Inovasi Desa sangat memberi kesan tersendjri bagi seprang kades. Apalagi kades Kedawung adalah kades baru yang terpilih dalam ajng Pilkades pertengahan tahun ini. Di samping itu, adanya penandatanganan kartu komitmen secara mental, membikin pantang bagi seorang kades untuk tidak melanjutkannya menjadi program desa. Apalagi kartu tersebut diketahui camat setempat, tambah Anang.

Selain di Kedawung, inisiatif replikasi inovasi dari BID Pejagoan tersebut juga muncul di Desa Kewayuhan. Anang yang kebetukan menjadi fasilitator musrenbangdesa Kewayuhan, menyampaikan, pada tahun anggaran 2020 akan membangun gedung olah raga desa multi fungsi. Mengap demikian, pasalnya seiring perkembangan zaman, warga Kewayuhan kesulitan sasana olah raga. Selain itu juga banyak aspirasi warga menghendaki desa memiliki gedung pertemuan, sehingga warga tidak kesulitan saat punya gawe resepsi pernikahan. Selain itu dengan cara ini nanti desa dapat menggunakan gedung olah raga sebagai sumber penerimaan desa, jelas Anang.

Dalam waktu dekat Anang, menjelaskan akan membantu pemdes Kewayuhan membuat disain gambar dan RAB dari rencana pembangunan gedung olah raga desa tersebut. (muis)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More