SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Menyasar Gugusan Segitiga Karang Dunia

72

oleh : jumiadin

Menghabiskan akhir pekan di laut selatan Semenanjung Tenggara, tepatnya di Segitiga Karang Dunia, adalah perjalanan yang mengasikkan plus uji adrenalin. Pasalnya, inilah lautan lepas yang diselingi Kepulauan Tukang Besi yang berbatasan dengan Nusantenggara Timur. Berikut ‘buah tangan’  seorang pendamping, TA-TTG Wakatobi menuliskannya dalam catatan ringan.

Belumlah lengkap perjalanan ke Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara  sebelum mengunjungi Pulau Binongko. Pulau Binongko merupakan salah satu ulau besar yang ada dengan luas 156,00 KM2,  terdiri dari dua kecamatan yakni Kecamatan Binongko (5 Desa ; 4 Kelurahan) dan Kecamatan Togo Binongko (3 dan 2 kelurahan).

Untuk bisa sampai di Pulau Binongko ada beberapa alternative yang dapat ditempuh yaitu dari Wangi Wangi dan dari Tomia, kalau dulu ada dan sampe sekaraang masih operasi yaitu kapal kayu Binongko Tomia ada pada setiap hari pasar di Usuku yaitu hari Minggu,Rabu dan Jumat, sedangkan dari Wanci -Binongko juga ada dua unit kapal kayu yang operasi.

Sekarang ini  sarana transportasi sudah cukup memadai dengan hadirnya 2 unit KM Fungka Express (Speedboat) yang khusus melayani rute Binongko – WangiWangi (star pukul 07.00 wita) dan WangiWangi – Binongko (star pukul 07.00) setiap hari dengan waktu  tempuh 4.5 jam, bukan hanya penumpang tujuan Binongko tetapi Kapal ini juga singgah di Kaledupa dan Tomia sekedar untuk naik dan turunkan penumpang.

 Juga ada kapal Sabuk Nusantara dengan tarif murah tapi waktu tempuhnya lama (± 8 Jam BInongko Wangi Wangi atau sebaliknya tetapi jadwalnya tidak tiap hari, kalau tidak salah sebulan dua kali)

Perjalanan MONEV saya kali ini ke Pulau Binongko melalui Tomia (Dermaga Waitii) pada pukul 10.02 wita sudah diantar oleh body (pompong) ke area dimana KM Fungka Express biasanya menurunkan penumpang, perjalanan dengan body ini sekitar 10 menit dengan tarif Rp 10.000.

 Hari ini tak seperti biasa karena disamping banyak penumpang Tomia yang akan turun juga karena adanya arus kencang sehingga body yang mengantar maupun menjemput penumpang lambat merapat ke pinggir kapal.  Body yang saya tumpangipun demikian, mendapat urutan kedua dari tiga body batang yang akan merapat ke tangga kapal yang telah disiapkan.

Setelah digoyang-goyang selama 8 menit sampailah saya diatas KM Fungka Exress dan berangkat menuju Pulau Binongko dan melewati Pulau Tolandona (Onemobaa Beach), Alhamdulillah dapat mengambil view Onemobaa Beach meski dari jarak yang agak jauh sedikit.

Dari Tomia pukul 10.30, tiba di Dermaga Binongko  pukul 11.45. Sebelumnya,  singgah di wilayahPpelabuhan Usuku sekitar 15 menit). Perjalanan  ± 1 jam ini cukup nyaman karena kapal ini Full AC dengan tarif Rp 50.000,-

Tarif kapal ini Wangi Wangi – Binongko Rp 185.000,  Wangi Wangi – Tomia Rp. 145.000,  Tomia – Binongko Rp 50.000.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More