SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Lalimbue, Pelintas Batas di Muara DAS Konaweha

119

teks / foto : samsul kaedah

KENDARI – SC. Lalimbue adalah salah satu desa diantara 13 desa di Kecamatan Kapoiala, dan letak geografisnya yang strategis. Yaitu pada muara DAS Konawe, yang sekaligus menjadi penghubung dengan desa tetangganya di seberang aliran sungai, dan pesisir Laut Banda di sebelah timurnya.

perahu bantuan untuk nelayan desa

Sebagai desa pesisir, maka Lalimbue juga ramai lantaranya menjadi penghubung dengan desa-desa yang di seberang, baik yang masih masuk dalam wilayah Kapoiala, maupun dengan kecamatan lain, bahkan merupakan jalur alternativ untuk melintas ke Kabupaten Konawe Utara.

Desa ini berpenduduk 477 jiwa, dimana 247 laki-laki dan perempuannya 230 jiwa. Sedangkan jumlah kepala keluarga sebanyak 137.

Khusus dalam penggunaan dana desa, utamanya pada DD tahun 2019 ini, dan saat ini sedang dalam progress adalah :

  1. Pembangunan Jalan Desa ± 440 Meter (DD Rp. 211.476.000)
  2. Pengadaan Perahu Fiber (8,5 x 1 Meter) untuk Kelompok Nelayan 6 Unit  (DD Rp. 150.000.000)
  3. Penimbunan Los Pasar Ikan ± 440 M2 (DD 70.647.000)
  4. Sosialisasi Pencegahan & Penanganan Stunting untuk 40 orang yang berasal dari unsur Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), PKK maupun kelompok perempuan lainnya (DD 13.400.000).
  5. Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penataan Hukum Desa sekaligus Bimbingan Penyusunan Rancangan Peraturan Desa tentang Hak Asal Usul & Kewenangan Berskala Lokal Desa) untuk 1 kelas pelatihan (20 orang) dari unsur Pemerintahan Desa dan Aparat Desa (DD 13.300.000).
pasar desa yang dibangun dari Dana Desa 2018-2019

Sebagai desa pesisir, maka pemerintah desanya telah memprogramkan unggulan yaitu unit alat tangkap ikan, yaitu perahu piber. Dengan kapal ini, maka diharapkan peningkatan volume tangkap akan semakin besar, dan minat para warga untuk tetap melaut tetap terjaga.

Untuk memastikan bahwa hasil tangkap tersebut bisa dilego langsung dengan kondisi ikan yang masih segar, maka Pemdes juga sudah membuatkan kawasan transaksi langsung, yaitu pasar dengan total luas lahan/tanah secara keseluruhan ± 72 x 55 meter yang pembangunannya dirintis sejak 2017 lalu melalui Dana Desa (DD).

Khusus pasar ini, adalah lebih banyak berfungsi sebagai tempat transaksi besar, dimana para pedagang dari kabupaten atau dari Kota Kendari, sudah dapat melegonya langsung yang kemudian di bawa ke pasar-pasar kota.

Sekdes Lalimbue, Batman SE, juga mengungkapkan hal yang sama tentang pengembangan infrastruktur desa yang lebih diarahkan pada singkronisasi kemaritiman dan pesisir. *

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More