SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Bupati Lebak: Dengan BID Desa Melompat Cepat Menuju Desa Mandiri

64

LEBAK – SC. Selasa (13/08/19) bertempat di aula Kecamatan Cihara desa-desa di 13 kecamatan Kabupaten Lebak melaksanakan agenda Bursa Inovasi Desa (BID) klaster 2. Ke 13 kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Cikulur, k Cileles, Gunung Kencana, Cijaku, Malingping, Wanasalam, Cihara, Panggarangan, Bayah, Cibeber, Cilograng.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari pemerintah kabupaten. Hal itu ditunjukan dengan kehadiran Bupati Lebak, Hj Iti Octavia Jayabayadi. Bupati memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Dalam sambutanya, Bupati sangat mengapresiasi kegiatan BID. Di sini berhimpun para kades, BPD dan perwakilan warga desa. Kita bisa saling bertatap muka, meski zaman sekarang kita termanjakan teknologi komunikasi. Pertukaran pengetahuan memang bisa kita lakukan secara online, tapi tatap muka seperti ini tetap penting, karena ekspresi dan makna pertukaran pembelajaran inovasi bisa didapat langsung dari desa pelakunya, tandasnya.

Kita di sini bisa menyimak pula lebih dekat lalu dikonsultasikan baik kepada para pendamping desa ataupun para ahli yang tergabung dalam lembaga P2KTD. Inovasi, menurut orang pertama di Lebak tersebut, adalah bentuk pelayanan terhadap masyarakat, makanya, desa dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan harus faham dengan UU Desa, sehingga desa bisa membangun desanya sesuai dengan juklak dan juknis yg ada. Dengan adanya BID, maka desa dapat memilih kegiatan apa yang sesuai dengan karakter dan potensi desa.

Terlebih, tambah bupati, saat ini kita sudah ada di zaman 4.0, maka desa harus mampu berlari mengejar kemajuan dan itu dengan berinovasi. Maka mari simak, pilih lihat dan replikasi pengalaman pembangunan desa inovatif yang sudah terlebih dahulu berhasil tinimbang kita.

“Sangat mungkin desa bisa berinovasi sesuai dg potensi desa”, bupati menyemangati.
Dan, untuk bisa berkompetisi dengan desa lain bahkan dunia sekalipun, maka kita harus bisa berinovasi. Mengakhiri sambutannya, bupati berharap dengan BID, desa bisa melihat kegiatan yang bisa dibawa ke desanya, sehingga desa mampu mengangkat harkat dan martabat desa terumata untuk masyarakat”.
Kami percaya, dengan inovasi Kabupaten Lebak akan mampu melompat lebih tinggi dan kemandirian desa pasti bisa dicapai, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Susilowati dari KNPID sempat berbincang dengan salah satu kades. Menurut, Umar Soleh Kepala Desa Sukamana Kec Malimping, kegiatan bursa sangat membantu desa. Terlebih bagi kami yang sedang berencana mengembangkan usaha wisata desa. Di sini melalui bursa ini, dirinya mengaku banyak dapat informasi tentang bagaimana melakukan pengembangan BUMDesa wisata. Dia berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali di tahun mendatang. (icham)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More