SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Bonetiro. Pesan Ikan Asap Disini !

119

teks : sailan. foto : dedy darsin

BAUBAU – SC. Desa ini terletak di bibir timur Selat Buton, dengan jarak dari Kota Baubau sekitar 60 Km. Memang tidak mudah menemukan desa ini, karena posisinya jauh masuk ke dalam dari poros Kapuntori – Kota Baubau.

Sebagai desa tua, maka Bonetiro memiliki beberapa situs sejarah, yang merupakan perkampungan tua dimasa Kesultanan Buton. Terbukti masih terlihat makam salah satu Sultan Buton yang ternama. Juga beberapa situs-situs tua lainnya.

TA-MIS PID Sultra berdiskusi dengan Kades Bonetiro dan Kades Bonetiro Barat serta pendamping

Namun situs tua ini tidak terpelihara dengan baik. Oleh karena itu disarankan, agar warga dan Pemdes Bonetiro mengambil-alih pemeliharaan / pemugaran situs-situs tua tersebut demi melestarikan warisan budaya leluhur Buton.

Salah satu produk unggulan Desa Bonetiro dan Bonetiro Barat adalah pengasapan ikan, utamanya ikan teri. Kegiatan usaha ini sudah berlangsung sejak lama oleh ibu-ibu rumah tangga.

Dimana para suaminya yang sibuk melaut, utamanya pada perairan Selat Buton (yang mengubungkan daratan Muna dengan Buton). Dimana pada musim-musim tertentu, maka produksi ikan teri sangat melimpah.

Tentu hal ini jika tidak laku semua di pasaran, akan membusuk. Sehingga dengan pola pengasapan, menjadi ikan teri kering, lalu diasapi dan dijemur dalam waktu yang sangat singkat.

Jadi proses pengasapannya memang sangat alami, tidak menggunakan bahan-bahan pengawet. Rasanya pun sangat enak, bahkan dimakan mentah pun terasa gurih, apalagi kalau disangrai, sehingga aman untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak karena tidak mengandung garam.

Untuk itu, maka Pemdes Bonetiro telah mengganggarkan untuk usaha pengasapan ini melalui BUMDes sebanyak Rp 140 juta dari total DD tahun 2019 sebanyak Rp 800 juta.

Kepala Desa Bonetiro mengakui bahwa sebanyak 340 KK adalah mengandalkan hidupnya sebagai nelayan dari 379 KK atau sebanyak 1.284 jiwa.

“Dengan jumlah KK sebanyak 379 ini adalah nelayan, maka potensial untuk pengembangan pengasapan ikan teri, dimana selama ini hanya dilakukan oleh masing-masing wargam” ungkapnya, tetapi dengan permodalan dari BUMDes, maka akan dikembangkan lebih baik lagi, utamanya pemasarannya.

Bahkan ia mengakui bahwa banyak pedagang selalu melegonya dari sini, tetapi ketika dijual di luar, termasuk di Kendari, tidak lagi memakai label Bonetiro.

“Jadi kami juga akan membuat pengemasannya, agar desa dan BUMDesnya kami bisa lebih dikenal lagi, apalagi kami memiliki produksi ikan asap yang besar sekali,” tuturnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More