SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Azzola, Pakan Nabati untuk Peternakan Organik

134

teks / foto : amran apity

LAMBANDIA – SC. Desa Bou Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur – Sulawesi Tenggara, melakukan terobosan baru dalam inovasi desa. Ia mengembangkan protein nabati azzola dan hama sawah keong sebagai pakan utama untuk peternakan organic.

Kolam budidaya azzola plus ikan

Hasil dari ternak sapi ini kemudian dikembangkan urine sapi sebagai pupuk cair organic di lahan-lahan pertanian mereka. Dan hal ini sudah dilakukan sejak beberapa musim tanam sebelumnya.

Bou memang potensial, apalagi daerahnya yang berdampingan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, memiliki lahan-lahan persawahan dari padang-padang yang luas, juga ada embung yang merupakan daerah rendaman dari luapan kawasan taman nasional.

tanaman padi organik dari pupuk cair urine sapi

Disela-sela kesibukan warga, salah seorang petani yang sukses mengelola system pertanian dan peternakan organic, yaitu menanam / membudidayakan azzola di beberapa embung. Azzola ini adalah pakan utama setelah diolah bersama keong (hama padi) untuk ternak sapi.

Olehnya itu sapi peliharaannya sudah full diberi makan hasil olahan azzola sehingga dua ekor sapi itu sangat besar, dan pernah meraih juara II lomba ternak tingkat Propinsi Sulawesi Tenggara.

Kades Bou, sudah berkomitmen untuk tahun anggaran 2020, akan menganggarkan pembelian sekitar 10 ekor sapi unggul untuk kemudian dipelihara oleh warga. “Kami sudah memasukkan dalam kartu komitmen BID 2019, dan akan memastikan dianggarkan di APBDe 2020 minimal dengan asumsi sekitar Rp 150 juta, atau mungkin kurang,” ungkapnya.

Sapi-sapi ini bukan hanya untuk kebutuhan daging, swasembada daging, tetapi juga untuk pengembangan pakan alami, karena urinennya sudah dapat dikembangkan sebagai pupuk organic bagi tanaman padi dan tanaman hortikultura lainnya.

Budidaya azzola untuk pertama kalinya dibudidayakan di Sulawesi Tenggara. Azzola lebih banyak dikembangkan di Jawa sebagai solusi terbaik dalam pengembangan pertanian dan peternakan alami.

Untuk itu, maka budidaya azzola selain sebagai model dalam pengembangan pertanian dan peternakan alami bukan saja bagi Koltim tetapi juga bagi Sulawesi Tenggara.

Oleh karenanya, dengan pola ini, maka diharapkan desa-desa ini menjadi laboratorium atau badan riset untuk pengembangan system pertanian dan peternakan alami. *

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More