SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Yuk, Nikmati Desa Wisata dari Manfaat Dana Desa

24

KOLAKA – SC. Salah satu destinasi di Kabupaten Kolaka yang langsung dikelola oleh pemerintah desa dan warganya adalah Malaha. Yaitu sebuah desa pesisir yang memiliki delta dengan luas sekitar 15 hektar ini yang terpisah dari daratan Kolaka.

Pulau eksotif ini terletak di Kecamatan Samaturu. Sekitar 25 Km dari Ibukota Kolaka poros Kolaka Utara dengan jarak tempuh sekitar 15 – 20 menit.

Memasuki pusat Malaha, arah jalan belok arah kiri, di ujung lorong sepanjang 500 meter  dijumpai pasar desa. Pasar ini langsung terhubung dengan pelabuhan ikan. Disamping pelabuhan ikan, sudah bersiliwerang perahu angkut yang berpenumpang mulai 2 orang hingga 10 orang.

Untuk sampai di delta, dibutuhkan waktu 5 menit di atas perahu penyeberangan. Orang Malaha menyebutnya katinting (Bahasa Bugis).

Sejak 2018 sebagai hasil Bursa Invoasi Desa (BID) yang kemudian direplikasi dalam APBDes 2019, Dana Desa telah digunakan untuk :

  1. Pengadaan Bimbeg dan perangkat pendukungnya sebanyak 11 unit
  2. Perahu penumpang (angkut wisatawan) 5 unit
  3. Perahu kuliner 1 unit sebesar Rp 6 juta
  4. Gazebo 25 unit
  5. 1 Kapal BUMDes 

Untuk kapal kuliner yang dapat memuat sekitar 15 penumpang itu, dikenai tarif Rp 10.000 perorang. Angka ini selain untuk biaya transportasi, juga untuk makanan dan minuman selama berada di atas kapal.

Kapal ini tidak mengambil rute utama (jalur langsung ke pulau). Tetapi justru dapat mengelilingi pesisir pulau yang seluas 15 hektar tersebut.

Di sepanjang kiri dan kanan rute ini dalam menyisir pesisir pulau, maka dapat menikmati sejumlah pemandangan, baik untuk melihat aktivitas warga pesisir maupun pada lautan yang pemandangannya tertumpuk pada dua pulau besar di arah matahari terbenam yang selama ini telah menjadi benteng alam bagi pesisir Desa Malaha dari gempuran gelombang musim barat.

Kepala Desa Malaha, Tajuddin mengakui kalau pihaknya focus dalam pengembangan desa wisata sebagai salah satu asset dan sumber-sumber pendapatan asli desa.

“Ada tiga sumber pendapatan asli desa yang potensial ke depan, yaitu pengembangan desa wisata dengan ‘pulau’ deltanya, pasar desa, dan pelabuhan ikan. Semuanya teritegrasi, dan dana desa digunakan pada ketiga item tersebut dalam jumlah atau porsi yang besar,” ungkapnya.

Dengan ketiga hal tersebut, maka diharapkan, Malaha menjadi salah satu desa yang mengalami kemajuan dan lompatan dalam pembangunan.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More