SulawesiChannel.com
Cepat, Akurat & Mencerahkan

Ecotourism di Selatan Kolaka Timur

43

teks / foto : amran apity

Kini bertumbuh lagi satu tempat wisata favorit, yang memadukan keindahan alam dengan potensi sumber daya air yang dimilikinya. Sehingga potensi embung alam itu kemudian dikelola dalam bentuk ecotourims.

Seperti di Desa Inato Mewau Kecamatan Polipolia Kabupaten Kolaka Timur. Dimana dibangun beberapa unit lesehan di seputaran embung / empang air tawar.

“Ini memang dimaksudkan sebagai pengelolaan wisata alam, karena ada embung alam, lalu dipetak-petak sesuai dengan tipelogi counturnya sehingga berbentuk empang,” ungkap Kades Nursyamsi.

Ia mengakui bahwa dulunya ini terhitung rawa-rawa, ada sungai kecil yang tidak pernah kering, dikiri-kanan adalah kebun-kebun warga.

Jadi katanya konsep ini memadukan antara embung, perkebunan, termasuk hortikultura dengan wisata mancing. “Jadi warga nantinya akan dapat datang dengan hanya membawa lauk, sementara pauknya, ikannya, dapat dipancing disini,” tuturnya.

Dengan menggunakan Dana Desa sebesar Rp 451.854.400 tahun 2019 dengan pola padat karya tunai, dengan total upah (pekerja, tukang dan mandor) RP 99 juta lebih, maka jadilah konsep wisata alam, tourism.

“Masyarakat Kolaka Timur ini memang lebih sudah terbiasa mengkomsumsi hasil budidaya ikan tawar, jadi peminatnya nantinya tidak akan masalah, bahkan begitu rampung, kita akan serahkan ke BUMDes pengelolaannya,” kuncinya. *

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More